Pengarahan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap STIE Darunnajah Jakarta

Ahad (27/6/2021) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Darunnajah Jakarta mengadakan agenda “Pengarahan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap STIE Darunnajah Jakarta” dengan tujuan mempersamakan resepsi Ujian Akhir Semester (UAS) dan memberikan semangat mahasiswa dalam mengerjakan soal UAS.

Pada pengarahan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Ketua STIE Darunnajah Jakarta memberikan pesan kepada mahasiswa senantiasa memperbarui niat kita dalam perkuliahan dan semangat lagi dalam menuntut ilmu ini selagi kita masih bernafas di muka bumi ini, Carilah ilmu dari buyan sampai ke liang lahat.

Semangat dalam dalam menuntu ilmu ada 3 macam :

  1. Semangat di awal
    • Semangat di awal adalah semangat yang sangat umum sekali dirasakan oleh seorang penutut ilmu. pasti dalam permulaan menuntut ilmu pasti dia sangat semangat dalam berlajar, karena sudah tidak sabar lagi untuk mendapatkan ilmu yang baru. Justru yang tidak semangat di awal perlu dipertanyakaan kesemangatnnya dalam belajar.
  2. Semangat di tengah
    • Semangat di tengah adalah semangat yang dirasakan bagi seorang penuntut ilmu karena di awal pembelajar masih kurang semangat belajar dan masih banyak kekurangan, olehkarena itu orang ini baru sadar untuk menuntuk ilmu
  3. Semangat di akhir
    • Semangat di akhir adalah semangat yang banyak juga dirasakan oleh penuntut ilmu, karena di awal dan di tengah dia masih kurang semangat dalam belajar. Kemudian di akhir-akhir pembelajaran baru semangat dalam belajar, hanya karena ujian semata atau memang sadar dalam belajar tersebut.

Pondok kita ini laksana lautan yang luas, sampah, bangkai dan kotor akan terpisah dan terpinggirkan ke tepi laut. karena pondok itu tempat bagi orang suci dan baik. Perbanyak kesibukan diri kalian di usia muda dalam mengembangkan skill, bisnis dan belajar menuntut ilmu. Karena itulah yang akan membawa kalian meraih kesuksesan di masa depan.

Ujian adalah gambaran kita dalam menghadapi ujian hidup ini, apakah kita menghadapinya dengan sungguh-sungguh atau main-main. Itulah gambaran kalian dalam menghadapai ujian hidup ini. Ujian juga akan akan menjadi indikator keseriusan kalian dalam menyerap ilmu yang diberikan oleh dosen. Semasa ujian kalian harus dekat dengan Allah karena-Nya yang membuat hidup ini.

Habit Darunnajah Business school semoga menjadi baju atau almamater mahasiswa DBS :

  1. Tilawah Al Quran (Al Mulk, Al Waqiah, Ar Rahman, Yasin)
  2. Sholat Tahajud
  3. Sholat Dhuha
  4. Puasa Sunnah
  5. Bersedekah
  6. Berbakit Kepada Orang Tua
  7. Sholawat

Hal inilah yang harus kalian banggakan sebagai mahasiswa STIE Darunnajah Jakarta, Karena kalian dituntut untuk kuliah, kalian juga senantiasa beribadah kepada Allah SWT dengan amal-amalan diatas . Keberhasilan dan kegagalan kita tergantung kepada orang tua, perbanyaklah kalian meminta doa ke dua orang tua.

Sukses itu hari berhasil itu hari ini bukan hari esok, Mulailah dengan bangun di pagi hari lakukan kegiatan produktif dan laksanakan kegiatan ini secara rutin selama 1 bulan. Inilah yang akan merubah pola fikir dan mindset kalian untuk sukses. Karena setiap pergerakan dan perpindahkan akan memiliki keberkahan.

Semangat dan sukses bagi para mahasiswa STIE Darunnajah Jakarta dalam menghadapai Ujian Akhir Semester (UAS) ini. Aamiin

Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur dan Mengembangkan Manajemen Usaha Darunnajah Jakarta

Rabu (23/6/2021) Dalam rangka agenda rentetan Pembekalan Guru-Guru Baru Darunnajah Jakarta perlu diberikan orientasi, pengarahan dan motivasi perihal jiwa-jiwa keguruan maupun entrepreneur sebelum mereka terjun langsung ke dunia pengajaran. Oleh karena itu panitia mengadakan pembekalan ini yang bertujuan untuk menyiapkan para guru-guru sekalian dalam mendidikan para santrinya.

Adapun materi pada hari ini adalaha “Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur dan Mengembangkan Manajemen Darunnajah Jakarta” dengan pemateri Al Ustadz Samiyono, M.Pd. selaku Ketua STIE Darunnajah Jakarta. Agenda ini dilaksanakan di Aula Ghazali untuk peserta guru putra di pagi hari dan Aula Basement untuk peserta guru putri di malam hari.

Tidak bisa dipungkiri seiring berjalannya zaman ini banyak hal-hal yang berkembang pesat antara lain dari segi teknologi, digita, sosial dan lain sebagainya. Olehkarena itu kami bersama imbangi dari berbagai skill yang perlu sama kita persiapakan, agar kita tidak tertinggal zaman ini. Adapun 3 bisnis yang akan selalu ramai seiring waktu antara lain :

  1. Dunia Kuliner
  2. Dunia Kesehatan
  3. Dunia Pendidikan

3 bisnis inilah yang akan selalu ramai dengan syarat harus adanya inovasi dan hal-hal yang baru dalam mengembakan bisnis tersebut sehingga akan selalu bersaing dengan pesaing lainnya.

 

Selain itu ada 7 Cara Sukses Bisnis antara lain ;

  1. Memiliki Mimpi (Berfikir Positif, Besarkan Visi & Mulai dengan Otak Kanan)
    • Jangan Pernah Takut Untuk Bermimpi dan masih banyak lagi kalimat yang menjadikan orang berhasil karena mimpi. Impian akan mengarahkan orang kemana akan melangkah, bagaimana akan berbuat dan bersikap. Dengan impian orang akan tau dimana titik akhir dari perjuangan. Dan segera setelah mencapai impian itu, orang dapat menggantikannya dengan impian lain yang belum tercapai.
  2. Fokus pada 1 usaha
    • Usaha yang fokus pada satu hal, dapat membuat kita 100% fokus untuk mengembangkan usaha itu. Kaya cinta aja, kalo cuma 1 kan gak akan terbagi dengan yang lain. Fokus pada satu bidang usaha? Mungkin Anda berpendapat: “Bukannya semakin banyak bidang usaha semakin banyak penghasilan? Karena gagal di satu usaha, kita bisa memperoleh hasil dari usaha lainnya.”
  3. Berkolaborasi
    • Kolaborasi bisnis juga biasanya cukup efektif dipakai oleh semua pemilik bisnis baik itu bisnis kecil, menengah dan besar. Dengan adanya kolaborasi bisnis secara otomatis akan memiliki koneksi atas penggabungan perusahaan dengan pihak kolega lainnya, demi mencapai suatu tujuan agar bisnis Anda lebih berkembang dari yang sebelumnya.
  4. Memiliki Mentor Bisnis (Tempat Bertanya & Berkonsultasi )
    • Terjun dalam dunia bisnis yang kejam dan sulit membuat banyak orang akhirnya tersadar akan pentingnya memiliki mentor bisnis. Dengan mengandalkan mentor bisnis, mereka bisa mendapatkan bimbingan dan arahan dalam setiap keputusan atau arah bisnis yang akan dibuatnya.
    • Tanpa adanya mentor bisnis, pengusaha pemula akan rentan salah jalur dan salah mengambil keputusan. Alhasil mereka bisa terjebak dalam keputusan bisnis mereka sendiri.
  5. Belajar Mengatur Keuangan
    • Tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan mengelola keuangan sangatlah penting. Selain untuk mencapai kemandirian finansial di masa yang akan datang. Ada berbagai cara untuk mengelola pendapatan kita yaitu dengan investasi emas ataupun reksada, hal inilah yang akan membuat passif income dan sangat menguntungkan sekali di masa depan.
  6. Memiliki Amalan Harian
    • Amat banyak amalan-amalan yang dapat kita jalani, tapi untuk tulisan ini saya hendak menuliskan sedikit saja. Walaupun hanya sedikit yang saya sampaikan, kalau bisa kita amalkan dengan istiqomah, maka kita bisa memperoleh sesuatu yang luar biasa.
    • Sebaik-baiknya amalan adalah yang rutin atau istiqomah walaupun sedikit.
  7. Rutin Bersedekah
    • Sedekah merupakan salah satu amalan yang dapat mengantarkan umat Islam menuju surga Allah. Selain untuk mendekatkan diri kepada Allah, secara sosial sedekah juga bermanfaat untuk mengurangi ketimpangan dengan cara membantu kaum yang lemah secara ekonomi. Karena di setiap harta kita terdapat hak orang lain, mungkin jadi itulah yang dapat menjadi harta langkah menuju kesuksesan.

Semoga dengan ilmu dan pengalaman yang baru ini dapat menjadi motivasi kalian semua guna kesuksesan di masa mendatang kelak. Aamiin



Tips dan Trik Sukses dalam Usia Muda

Hallo sahabat bisnis milenial yang produktif, apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat saja ya dimanapun kalian berada.

Mengingat bahwa tujuan dari DBS ini mempunyai usaha dalam kurun satu tahun. Lantas, bagaimana cara memulai usaha tersebut?

Ada dua pepatah yang bisa dijadikan sebagai gambaran untuk kehidupan bisnis kita, yaitu, orang kaya yang bersyukur dan orang miskin yang tawadu. Diantara kedua hal tersebut sama baik nya, namun apakah perbedaannya?

Jika orang kaya yang bersyukur itu bisa membantu orang banyak, ia baik untuk pribadinya sendiri dan baik pula kepada orang lain. Sedangkan orang miskin yang tawadu itu ia baik hanya untuk dirinya sendiri.

Sebelumnya harus kita ketahui bahwa di dunia ini tidak ada orang miskin, yang ada hanyalah orang yang tidak ada dan tidak mau berusaha untuk mengubah hidup nya menjadi lebih baik. Dan dari sini kita bisa mempelajari bahwa sedekah merupakan suatu hal istimewa yang diberikan oleh Allah SWT. Jika kebanyakan orang mengharap balasan berupa bertambahnya uang atau semacamnya, namun perlu digaris bawahi bahwa untuk mendapatkan suatu hal kenikmatan itu tidak mudah secara instan. Butuh proses dan usaha. Dan beberapa balasan dari sedekah tersebut bisa berupa kesehatan yang mana patut disyukuri karena sehat itu mahal. Ada pula ide dan semangat untuk bisnis sehingga dari ide-ide yang muncul serta semnagat yang membara tersebut lah yang bisa membuat kita menghasilkan apa yang  kita inginkan.

Ada dua hal penting juga yang menjadi modal untuk menjadi pengusaha, yaitu Internal dan Eksternal.

Seperti yang kita ketahui bahwa Internal merupakan factor pendorong yang berasal dari dalam. Ini berupa mindset, mental dan motivasi. Mindset itu penting, itu adalah poin pertama dan utama. Jadi, buatlah mindet yang ada di pikiran itu menjadi suatu hal yang baik, jangan malah pesimis atau berfikiran yang negatif.

Jika dari factor internal tersebut sudah baik, maka akan berpengaruh baik pula untuk kedepannya nanti. Karena semakin kuat internal, maka semakin mudah untuk eksternal. Sama halnya dengan iman. Semakin kuat iman, semakin kuat pula ibadahnya.

Dan yang terakhir ada 5 tangga bisnis

  1. Starting – Memulai Usaha
  2. Profiting – Memaksimalkan Profit
  3. Systemizing – Mendokumentasikan
  4. Multiplying – Menduplikasikan Kesuksesan
  5. Investing – Melipatkan gandakan Manfaat

Dari kelima tangga tersebut, tentu itu merupakan tahapan-tahapan agar bisnis yang dirancang bisa sesuai dan berjalan dengan yang diharapkan. Jikalau gagal dalam beberapa tangga tahapan tersebut, bukan menjadi alasan untuk melangkah mundur berjalan menuruni tangga tersebut. Justru dari kegagalan tersebut lah kita dituntut untuk bangkit lagi karena kesuksesan itu pasti ada masa dimana ia mendapatkan suatu kegagalan. Justru ketika ada yang gagal namun ia tidak bangkit lagi, itulah yang dinamakan kegagalan yang sesungguhnya.

“Semangat dalam menjalankan bisnis dilihat dari seberapa besar MOTIVASI kamu.”

“Bertahan untuk menjalankan bisnis dilihat dari seberapa kuat MENTAL kamu.”

“Mindset yang besar akan membuat kamu paham bahwa bisnis itu perlu proses” (Ghifari Muhammad)