Pedoman Penulisan Footnote

Hallo Sahabat DBS Lovers..!!
Ada materi bagus nih terkait penulisan footnote, yuk simak bersama-sama berikut contohnya :

Penelitian tentang potensi zakat infak dan sedekah sebagai sebuah instrumen dalam ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan menganalisa potensi zakat apabila dikembangkan dengan produktif. Pembahasan meliputi ketimpangan antara potensi dan realisasi zakat di Indonesia dan sumber permasalahannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan penghimpunan zakat akan dapat direalisasikan dengan dukungan hukum positif, profesional lembaga zakat dan tingkat kepercayaan terhadap manajemennya. Terdapat pula beberapa pesoalan dalam manajemen zakat, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar zakat, tidak adanya dukungan pemerintah dalam pengumpulan zakat, adanya asumsi bahwa membayar zakat adalah usaha yang tidak produktif, masih terjadi perbedaan pendapat tentang fikih praktek zakat dan tidak adanya standarisasi majamen zakat di antara lembaga zakat.[1]

Jurnal Ijtihad [2].

Dari Buku. [3]

Dari Artikel di Internet. [4]

Dari Berita di Internet. [5]

Dari Alqur`an[6]

Dari Skripsi[7]

 

[1] Arry Fitrah. “Pengajaran Software Bajakan di CIOS ISID Siman, Ponorogo, Jawa Timur” dalam Jurnal Ilmu Komunikasi dan Internet: Media Pembajakan dan Pengembangan Software. (No.1, Tahun I April 2014), p.13

[2] Zulfikar Yoga Widyatma, “Konsep Kepemiminan Menurut Al-Mawardi” dalam Jurnal Ijtihad: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam. (No.1, Vol. 8, Rabiul Awal 1435/2014), p.87.

[3] Muhammad Muslih, Filsafat Ilmu, Kajian Atas Asumsi Dasar, Paradigma, dan Kerangka Teori, Ilmu Pengetahuan, (Yogyakarta: Belukar, 2004), p.34

[4] Merdies Almasier, Kerugian Negara dan Masyarakat Akibat Bahaya Rokok terhadap Kesehatan. Artikel Komite Nasional Penanggulangan Masalah Merokok (Komnas PMM), dalam situs www.antirokok.or.id/.

[5] Republika, Bahaya Merokok, Senin 24 Maret 1999/4 Dzulhijjah 1419, dalam situs www.republika.co.id/

[6] QS. Al-Baqarah: 123.

[7] Verary Pratama Putri. Analisis Peranan Zakat Produktif terhadap Pemberdayaan Ekonomi. Skripsi Tidak diterbitkan. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Universitas Darussalam Gontor. 2016.

Kenali Penulisan Karya Tulis Ilmiah Sejak Dini

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.22″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.27.4″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

Hallo sahabat DBS Lovers?

Apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.
Berhubung dengan dunia perkuliahan tidak lepas dari sebuah penulisan karya ilmiah. Kali ini, DBS ingin membahas seputar “Tata Cara Penulisan Karya Ilmiah” yang disampaikan oleh Wildan Sifaudin, S.E
Awal mula dari sebuah penulisan karya ilmiah ini harus terciptanya motivasi untuk menulis dari pribadi masing-masing. Dengan memotivasi diri, ini bisa mewujudkan bid’ah dalam lingkungan.
Apa sih maksud bid’ah itu? Bid’ah ini bermakna kan sebuah kebiasaan yang mana dari motivasi diri ini akan terciptanya kebiasaan diri dalam lingkup tuk menulis.
Adapun 5 motivasi menulis terdiri dari :
1. Menulis itu mudah
2. Menjadi diri sendiri
3. Memiliki komunitas
4. Publikasi
5. Refreshing
Motivasi tersebut menjelaskan agar tulisan bisa tercipta ialah diyakini dari hati terlebih dahulu. Berfikiran bahwa menulis itu merupakan perkara yang mudah. Dan untuk memulai menulis ini haruslah menjadi diri sendiri, tidak bergantung dengan omongan orang lain, terlebih untuk yang sifatnya menjatuhkan. Ketika usai dalam penulisan, komunitas itu sangat diperlukan karena merupakan salah satu wadah agar tulisan itu bisa terpublikasikan. Dan yang terakhir, jadikan menulis itu merupakan sebuah refreshing yang mana bisa diterapkan secara mudah dalam kehidupan sehari-hari.
Karya Ilmiah merupakan salah satu karya tulis yang menghasilkan data dengan tujuan logis dan sistematis agar pembaca bisa paham maksud dari penulisan karya ilmiah tersebut. Karya ilmiah ini ditulis berdasarkan metodologi yang baik, dan metodologi ini merupakan kalimat yang tersusun secara benar dalam aspek penulisan.
Langkah awal dari sebuah penulisan karya ilmiah ini adalah observasi, suatu aktivitasi terhadap objek agar mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk melanjutkan suatu penelitian. Dilanjutkan dengan eksperimen yang mana dilakukan dengan terjun langsung dalam hal yang ingin diamati tersebut dan langkah terakhir ialah melakukan penelitian pada hal yang sudah diamati dan dilakukan percobaannya.
Karya Ilmiah ini terdiri dari beberapa tahapan. Pada tahap awal, kita kenal dengan sebutan “Makalah”. Ini merupakan tahap paling dasar dalam sebuah penulisan. Disambung dengan Skripsi, ada pada perkuliahan di semester 7 dan 8. Tesis untuk strata 2 dan Disertasi merupakan tahap akhir yang dilakukan oleh mahasiswa/i untuk mencapai gelar Doktor.
Adapun lampiran “SISTEMATIKA Penulisan Makalah” terdiri dari :
1. Cover Depan / Sampul Depan
2. Judul
3. Daftar Isi
4. BAB I PENDAHULUAN : Latar Belakang Masalah dan Rumusan Masalah
5. BAB II ISI / LANDASAN TEORI / TINJAUAN PUSTAKA
6. BAB III PEMBAHASAN / PENYAJIAN DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN
7. BAB IV PENUTUP : Kesimpulan dan Saran
8. DAFTAR PUSTAKA
9. LAMPIRAN

Salah satu cara agar kita bisa dikenal dunia ialah dengan menulis. Oleh sebab itu, terus dan tingkatkan diri dalam aspek kepenulisan agar dunia bisa melihat diri kita sebagai manusia yang berguna bagi orang lain.

By Good Life[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row column_structure=”1_2,1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_image src=”https://stie.darunnajah.ac.id/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-20-at-08.29.20.jpeg” title_text=”WhatsApp Image 2020-09-20 at 08.29.20″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_image src=”https://stie.darunnajah.ac.id/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-20-at-08.29.20-2.jpeg” title_text=”WhatsApp Image 2020-09-20 at 08.29.20 (2)” _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][/et_pb_image][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row column_structure=”1_2,1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_image src=”https://stie.darunnajah.ac.id/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-20-at-08.29.20-1.jpeg” title_text=”WhatsApp Image 2020-09-20 at 08.29.20 (1)” _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][et_pb_image src=”https://stie.darunnajah.ac.id/wp-content/uploads/2020/09/WhatsApp-Image-2020-09-20-at-08.41.54.jpeg” title_text=”WhatsApp Image 2020-09-20 at 08.41.54″ _builder_version=”4.6.0″ _module_preset=”default”][/et_pb_image][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]