Nunggu Apalagi? Investasikan Dana Anda Sekarang..!!

Apa itu Investasi? Pengertian Investasi adalah suatu aktivitas menempatkan dana pada satu periode tertentu dengan harapan penggunaan dana tersebut bisa menghasilkan keuntungan dan/atau peningkatan nilai investasi. Secara bahasa pengertian investasi adalah suatu istilah yang digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan akumulasi dalam bentuk aktiva sebagai harapan untuk mendapatkan keuntungan. Seseorang yang berinvestasi dikenal sebagai investor. Investasi juga terkadang disebut sebagai penanaman modal (baca: pengertian modal) ke suatu perusahaan. Sehingga istilah investasi ini sudah sangat fasih dalam bidang bisnis.

Tujuan Investasi Dalam Bisnis investasi merupakan kegiatan penanaman modal yang memiliki beberapa tujuan. Tujuan dari investasi antara lain:

1. Mendapatkan Penghasilan Tetap
Sebagai contoh jika Anda menanamkan modal pada suatu perusahaan makan Anda berhak mendapatkan beberapa persen keuntungan perusahaan secara rutin selama Anda menanam modal di perusahaan tersebut. Sehingga dalam hal ini Anda akan terus menerima royalti atau keuntungan.

2. Memperbesar Usaha
Selain dalam bentuk keuntungan berupa uang, dengan berinvestasi dapat digunakan untuk keperluan sosial, memperbesar usaha dan lainnya.

3. Jaminan Bisnis
Jika menanam modal pada supplier, maka akan ada jaminan bisnis Anda tidak kekurangan bahan baku dan terus memperoleh pasar untuk menjual produk.

4. Mengurangi Persaingan
Investasi juga bisa mengurangi persaingan antar perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.

Manfaat Investasi Dalam Bisnis

Adapun manfaat dari investasi dalam bisnis bermanfaat untuk antara lain:

1. Meningkatkan Aset
Salah satu contohnya adalah ketika seseorang membeli tanah atau properti saat ini sebagai investasi, kemudian menjualnya di masa depan dengan nilai yang berkali-kali lipat dari harga saat membelinya.

2. Memenuhi Kebutuhan di Masa Mendatang
Berinvestasi pada saat ini tujuannya untuk digunakan sebagai pendukung kebutuhan hidup di masa depan. Salah satu contohnya adalah berinvestasi dalam emas, dimana tujuannya adalah untuk dijual di masa depan sebagai dana pendidikan anak.

3. Gaya Hidup Hemat
Dengan berinvestasi maka seseorang akan berupaya untuk mengalokasikan uangnya untuk hal-hal penting saja. Pada akhirnya hal ini akan membuat orang tersebut menjadi lebih hemat.

4. Menghindari Terjerat Hutang Piutang
Masih berhubungan dengan poin #3, dengan gaya hidup yang hemat dan sederhana, tentu saja seseorang akan terhindar dari masalah hutang.

Mereka yang telah berkomitmen untuk berinvestasi secara rutin akan terhindar dari masalah hutang piutang. Dan akhirnya akan membuat keuangannya menjadi lebih baik.

Bentuk-Bentuk Investasi

Pada umumnya bentuk invetasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Investasi Pada Aktiva Riil
Investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk kasat mata atau dapat dilihat secara fisik. Misalnya; investasi emas, properti, tanah, logam mulia, dan lain-lain.

2. Investasi Pada Aktiva Finansial
Ini merupakan investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk surat-surat berharga. Misalnya; saham, deposito, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Investasi
Ada beberapa jenis investasi yang umum di lakukan dalam dunia bisnis yaitu antara lain:

1. Deposito
Penanaman modal dalam bentuk simpanan uang kepada suatu perusahaan dengan jaminan investor akan menerima keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu yang sudah disepakati. Investasi dalam bentuk deposito dibedakan menjadi deposito berjangka dan sertifikat deposito.

2. Saham
Invetasi berupa saham sudah umum dilakukan pada perusahaan –perusahaan besar. Saham adalah bentuk lain dari aset (baca: pengertian aset) perusahaan.

Misalnya jika Anda memiliki saham 50% dari suatu perusahaan maka sama saja Anda memiliki aset setengah dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut. Saham umumnya dibuat dalam bentuk surat berharga yang menunjukkan kepemilikan.

3. Obligasi
Obligasi umumnya dilakukan pada bisnis yang menyediakan jasa pinjaman modal. Keuntungan yang didapatkan dengan cara investasi obligasi lebih tinggi daripada deposito karena bunga yang dipatok juga lebih tinggi.

Namun cara ini lebih berisiko karena jika peminjam modal bangkrut maka ada kemungkinan utang tidak dibayarkan.

4. Reksadana
Selain saham, reksadana kini juga sedang populer di kalangan pebisnis maupun masyarakat. Reksadana adalah tempat untuk menghimpun uang secara kolektif dan dana yang terkumpul tersebut akan dikelola oleh manajer.

Untung dan rugi akan dibagi rata kepada seluruh investor. Sehingga reksadana bisa disebut juga tempat berkumpulnya para investor.

5. Investasi Properti
Jenis investasi ini termasuk investasi non riil karena bukan berupa uang namun berupa bangunan seperti rumah, gedung atau apartemen. Bentuk investasi ini terbilang paling menguntungkan karena harga jual properti jarang turun bahkan selalu naik.

6. Emas
Investasi juga bisa dalam bentuk emas. Sama halnya dengan properti, investasi emas cenderung lebih menguntungkan daripada bentuk investasi yang riil. Umumnya emas yang diinvestasikan berupa emas batangan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian investasi, tujuan dan manfaat investasi, serta jenis-jenis investasi. Semoga bermanfaat.

Pentingnya Akuntansi dalam Bisnis

Akuntansi dalam bahasa Inggris disebut dengan accounting yang berarti menghitung. Adapun makna akuntansi secara umum adalah suatu proses yang diawali dengan mencatat, mengelompokkan, mengolah, menyajikan data, serta mencatat transaksi yang berhubungan dengan keuangan sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan. Seorang praktisi yang ahli dalam bidang ini disebut akuntan.

Proses dalam Akuntansi
Setelah mengetahui makna dari akuntansi adalah proses yang berkaitan dengan keuangan apa pun yang terjadi dalam bisnis atau organisasi. Prosesnya terdiri dari mencatat, meringkas, menganalisa, dan melaporkan data. Di bawah ini akan kami jelaskan mengenai penjelasan dari keempat proses tersebut.

a. Mencatat
Mencatat merupkan hal yang paling penting dalam proses akuntansi adalah pencatatan transaksi yang terjadi dalam perusahaan. Bisa juga diartikan dengan pembukuan yaitu mengenali transaksi dan memasukkannya ke dalam catatan. Pembukuan berkaitan dengan pencatatan saja. Di dalam akuntansi, biasanya pembukuan dilakukan untuk kepentingan pencatatan yang rinci dan menjadi laporan untuk menyajikan data sebagai laporan akhir keuangan.

b. Meringkas
Pada umumnya hasil pencatatan transaksi dan dianggap tidak terlalu penting. Data mentah ini tidak berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan. Namun, di sinilah peran akuntan untuk menggunakan data mentah, membaginya menjadi beberapa kategori, dan menerjemahkannya. Jadi, proses yang biasa terjadi adalah mencatat transaksi, lalu meringkasnya.

c. Melaporkan
Seluruh urusan di suatu perusahaan akan ditanggung jawab dengan manjer. Setiap pemilik bisnis harus mengetahui berbagai operasi atau kegiatan yang terjadi di perusahaan dan bagaimana perusahaan tersebut menggunakan uang. Dalam hal ini, pemilik perusahaan akan menerima suatu laporan keuangan yang biasanya dikirimkan setiap bulanan. Sementara itu, ada juga laporan tahunan yang akan merangkum semua kinerja dalam perusahaan.

d. Menganalisa
Tahap akhir dalam proses akuntansi adalah  menganalisa yang artinya proses akhir yang penting dalam akuntansi. Setelah merekam dan meringkas, tentunya Anda harus menarik kesimpulan. Di sinilah peran penting manajemen untuk memeriksa poin yang positif dan negatif. Dalam menganalisa semua ini, akuntansi memperkenalkan konsep perbandingan, di mana Anda bisa membandingkan penjualan, laba, ekuitas, dan lainnya untuk menentukan serta menganalisa kerja dan mengambil keputusan.

Setelah mengetahui tentang pengertian ilmu akuntansi, semuanya memiliki tujuan yang  sama yaitu memberikan laporan akurat yang berkaitan dengan masalah keuangan perusahaan. Akuntansi akan membantu Anda dalam menyajikan laporan secara detail mengenai pengeluaran dan pemasukan perusahaan sehingga dapat mengetahui keuntungan dan kerugian. Selain itu, penggunaan ilmu akuntansi juga akan membantu perusahaan untuk mengetahui karyawan yang melakukan kecurangan. Terimakasih

Webinar Dampak OMNIBUS LAW Terhadap Bisnis dan Kewirausahaan Indonesia

بسم الله الرحمن الرحيم
*السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Hallo para sahabat DBS Lover..!!

Hai ParaMahasiswa & Mahasiswi seluruh Indonesia, Kami Dewan Mahasiswa (DEMA) STIE Darunnajah Jakarata akan mengadakan acara webinar bertema Dampak omnibus law terhadap bisnis dan kewirausahaan Indonesia

Pembicara :
? Muhammad Dhafi Iskandar
Mahasiswa Doktor Administrasi Bisnis IPAG Business School, Paris, Perancis
Co-Founder StepNesia

yang insya Allah akan dilaksanakan pada:

? Hari/tgl: Kamis, 22 Oktober 2020
⌚Waktu: 19.30 WIB
? Aplikasi: Zoom
?Link: Join Zoom Meeting

Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/93245765084?pwd=WG5IVzFhWC9RVG1hR2ZYRXBPTnFidz09

Meeting ID: 932 4576 5084
Passcode: DBS

والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته