Berbisnis dengan Allah Pasti Tidak Akan Rugi

Berbisnis dengan Allah pasti tidak akan rugi, kita sebagai orang beriman tentu kita tahu dan sadar bahwa diri kita dan apapun yang ada di dunia ini milik Allah. Apalagi Allah telah menegaskan hal ini dalam kitab sucinya Qs Al Baqarah : 284 ;

لِّلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ ٱللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”

يُحَاسِبْكُم بِهِ اللهُ ۖ

(niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu) Yakni perhitungan dengan hamba-hamba-Nya atas apa yang ia tampakkan, dan apa yang ia sembunyikan yang termasuk hal-hal yang akan dihisab atasnya, seperti menyembunyikan kesaksian, keraguan terhadap agama, kemunafikan, pendustaan, dan lain sebagainya.

Dalam berbisnis sudah dikatakan sebelumnya bahwa bukan materi saja yang harus dijadikan modal awalnya namun juga keyakinan.
Keyakinan harus dijadikan sebagai pondasi yang meneguhkan kita untuk terus melibatkanNya. Mereka yang berbinis dengan melibatkan Allah, tidak akan pernah risau karena Allah selalu bersama mereka. Semua aktivitasnya akan tertuju pada satu titik yaitu Allah Subhanahuwata’ala.
.
Ingatlah, rezeki yang kita dapatkan bisa menjadi BERKAH jika mampu menghasilkan kebaikan yang lebih luas. Bukan hanya untuk memperkaya diri sendiri tapi juga banyak orang.

Istighfar, Syahadat, Sholawat, selalu belajar Bersyukur, Sabar dan hindari maksiat.