Jadilah Orang Asing di Era Digitalisasi

Pada zaman digitalisasi saat ini banyak sekali melahirkan inovasi-inovasi terbaru berbasis teknologi yang tidak bisa diperkirakan. Perubahan yang signifikan antara lain dalam bidang teknologi, menyebabkan perubahan pada bidang lain, seperti ekonomi, sosial, dan politik. Ini juga akan mempengaruhi perubahan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dan berubahnya cara berpikir manusia, hidup, dan berhubungan satu dengan yang lain.

Hal ini merupakan peluang emas bagi perusahaan yang dapat memanfaatkan, sehingga akan mengembangkan perusahaannya dengan maksimal. Sebagai contohnya melakukan pemasaran ataupun marketing dengan online, karena banyaknya masyarakat di Indonesia saat ini yang bermain media sosial dan itu akan menjadi peluang yang menggiurkan bagi para pengusaha. Rasulloah SAW telah bersabda kepada hambanya dalam melakukan pekerjaan.

: كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ . وَكاَنَ ابْنُ عُمَرَرَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ : إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَوَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ رواه البخاري
Yang artinya :
Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “, Ibnu Umar berkata : Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu “ (HR. Bukhori)

Dari hadits ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwasannya kita sebagai muslim hendaknya selalu :
1. Bersegera mengerjakan pekerjaan baik dan memperbanyak ketaatan, tidak lalai dan menunda-nunda karena dia tidak tahu kapan datang ajalnya.
2. Menggunakan berbagai kesempatan dan momentum sebelum hilangnya berlalu.
3. Hati-hati dan khawatir dari azab Allah adalah sikap seorang musafir yang bersungguh-sungguh dan hati –hati agar tidak tersesat.
4. Pekerjaan dunia dituntut untuk menjaga jiwa dan mendatangkan manfaat, seorang muslim hendaknya menggunakan semua itu untuk tujuan akhirat.
5. Bersungguh-sungguh menjaga waktu dan mempersiapkan diri untuk kematian dan bersegera bertaubat dan beramal shaleh.

Singkat kata dari artikel ini adalah walaupun kita hidup di masa era digitalisasi saat ini dengan berbagai permasalahan dan godaan. Kita sebagai seorang muslim kita harus berpegang teguh kepada iman kita dan jangan samapi iman kita dijual dengan materi saja. Na’dzubillahmindzalik

Mukholladun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *