Selamat dan Sukses atas Ujian Tengah Semester (UTS) Mahasiswa STIE Darunnajah Jakarta

Hallo para mahasiswa/i DBS, apa kabar kalian semua menjelang hari yang harus penuh dengan kefokusan?

Tidak terasa sudah hampir setengah semester kita belajar menuntut ilmu tentang kebisnisan di DBS ini. Semoga saja selama waktu awal ini bisa membawa dampak baik bagi kalian di kemudiannya ya.

Alhamdulillah pada hari senin hingga kamis yang bertepatan pada tanggal 26-29 Oktober 2020 nanti akan diadakannya ujian tengah semester oleh pihak kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darunnajah. Sangat diharapkan kepada seluruh mahasiswa/i DBS ini agar memepersiapkan dan berfokus pada saat itu. Dan untuk menghadapi ujian tersebut, DBS memberikan pengarahan dan beberapa motivasi untuk ujian nanti agar para mahasiswa/i bisa semangat untuk mengahadapi UTS tersebut.

Ini merupakan ujian pertama yang diadakan oleh DBS, dan ini harus dilakukan dengan sakral karena ujian meruapakan suatu kegiatan untuk mengingkatkan kesakralisasian.

Bukan hal yang mudah untuk mencapai tujuan dimasa mendatang, butuh perjuangan yang keras untuk hal tersebut. Akal pikiran itu akan terus berkembang jika kita ada usaha dan niat mau belajar dan itulah salah satu cara untuk mencapai tujuan dan mimpi dimasa depan.

Ilmu itu merupakan cahaya dan cahaya tersebut tidak akan masuk ke dalam orang-orang yang bermaksiat. Oleh sebab itu lah ilmu sangat indah sehingga hanya orang-orang tertentu saja lah yang bisa mempergunakan ilmu tersebut dengan baik.

Perlu diketahui bahwasannya indonesia mengalami krisis dalam membaca. Tingkat membaca penduduk indonesia itu sangatlah rendah dan sebagai mahasiswa/i milenial yang berproduktif, patut lah bagi kita untuk menerapkan kebiasaan membaca. Karena dengan membaca, kalian akan mengetahui dunia secara luas.

Belajar itu harus totalitas, harus tuntas, jangan setengah-setengah karena orang yang sukses itu adalah orang yang sudah dan selalu mempersiapkan dirinya untuk masa mendatang.

Hidupnya seorang pemuda harus aktif semangat belajar ilmu dan takwa. Dan seorang pemuda juga harus cape akan kegiatan-kegaiatan yang bermanfaat, karena kalau tidak, maka akan terjadilah sebuah pelanggaran.

Dan yang terakhir, semangat untuk para mahasiswa/i DBS untuk UTS awal di perkuliahan ini. Jadikan ini sebagai suatu hal yang akan berguna dimasa mendatang nanti. Dan jadikan pula kesempatan ini agar kalian bisa lebih dekat dengan sang pencipta, karena selama ujian ini saatnya mendekatkan diri kepada Allah.

by Good Life

Tips dan Trik Sukses dalam Usia Muda

Hallo sahabat bisnis milenial yang produktif, apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat saja ya dimanapun kalian berada.

Mengingat bahwa tujuan dari DBS ini mempunyai usaha dalam kurun satu tahun. Lantas, bagaimana cara memulai usaha tersebut?

Ada dua pepatah yang bisa dijadikan sebagai gambaran untuk kehidupan bisnis kita, yaitu, orang kaya yang bersyukur dan orang miskin yang tawadu. Diantara kedua hal tersebut sama baik nya, namun apakah perbedaannya?

Jika orang kaya yang bersyukur itu bisa membantu orang banyak, ia baik untuk pribadinya sendiri dan baik pula kepada orang lain. Sedangkan orang miskin yang tawadu itu ia baik hanya untuk dirinya sendiri.

Sebelumnya harus kita ketahui bahwa di dunia ini tidak ada orang miskin, yang ada hanyalah orang yang tidak ada dan tidak mau berusaha untuk mengubah hidup nya menjadi lebih baik. Dan dari sini kita bisa mempelajari bahwa sedekah merupakan suatu hal istimewa yang diberikan oleh Allah SWT. Jika kebanyakan orang mengharap balasan berupa bertambahnya uang atau semacamnya, namun perlu digaris bawahi bahwa untuk mendapatkan suatu hal kenikmatan itu tidak mudah secara instan. Butuh proses dan usaha. Dan beberapa balasan dari sedekah tersebut bisa berupa kesehatan yang mana patut disyukuri karena sehat itu mahal. Ada pula ide dan semangat untuk bisnis sehingga dari ide-ide yang muncul serta semnagat yang membara tersebut lah yang bisa membuat kita menghasilkan apa yang  kita inginkan.

Ada dua hal penting juga yang menjadi modal untuk menjadi pengusaha, yaitu Internal dan Eksternal.

Seperti yang kita ketahui bahwa Internal merupakan factor pendorong yang berasal dari dalam. Ini berupa mindset, mental dan motivasi. Mindset itu penting, itu adalah poin pertama dan utama. Jadi, buatlah mindet yang ada di pikiran itu menjadi suatu hal yang baik, jangan malah pesimis atau berfikiran yang negatif.

Jika dari factor internal tersebut sudah baik, maka akan berpengaruh baik pula untuk kedepannya nanti. Karena semakin kuat internal, maka semakin mudah untuk eksternal. Sama halnya dengan iman. Semakin kuat iman, semakin kuat pula ibadahnya.

Dan yang terakhir ada 5 tangga bisnis

  1. Starting – Memulai Usaha
  2. Profiting – Memaksimalkan Profit
  3. Systemizing – Mendokumentasikan
  4. Multiplying – Menduplikasikan Kesuksesan
  5. Investing – Melipatkan gandakan Manfaat

Dari kelima tangga tersebut, tentu itu merupakan tahapan-tahapan agar bisnis yang dirancang bisa sesuai dan berjalan dengan yang diharapkan. Jikalau gagal dalam beberapa tangga tahapan tersebut, bukan menjadi alasan untuk melangkah mundur berjalan menuruni tangga tersebut. Justru dari kegagalan tersebut lah kita dituntut untuk bangkit lagi karena kesuksesan itu pasti ada masa dimana ia mendapatkan suatu kegagalan. Justru ketika ada yang gagal namun ia tidak bangkit lagi, itulah yang dinamakan kegagalan yang sesungguhnya.

“Semangat dalam menjalankan bisnis dilihat dari seberapa besar MOTIVASI kamu.”

“Bertahan untuk menjalankan bisnis dilihat dari seberapa kuat MENTAL kamu.”

“Mindset yang besar akan membuat kamu paham bahwa bisnis itu perlu proses” (Ghifari Muhammad)

Silaturrohim dan Rapat Koordinasi Tim Pengelola STIE ke Pondok Cabang Darunnajah

Alhamdulillahirobbil’alamin
Pada hari Kamis, 22 Oktober 2020 Kami selaku Dosen dan Tim Pengelola STIE Darunnajah Jakarta telah melaksanakan acara silaturohim perdana ke beberapa Pondok Cabang Darunnajah dengan tujuan untuk mengadakan koordinasi Bersama bapak pengasuh dan mahasiswa STIE Darunnajah. Diawali dengan berkunjung ke Pondok Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten, Setelah itu kami disambut hangat dikediaman Al Ustadz Fajar Suyono sebagai Bapak Pengasuh DN 14. Momentum ini sangat berharga sekali karena dapat bersilaturohim dan temu kangen setelah sekian lama tidak bertemu kembali. Sebelum bertemu langsung dengan para mahasiswa, kami diajak berkeliling pondok pesantren Bersama beliau dengan tujuan awal adalah kandang pengemukan sapi yang mana masih dalam proses pembuatan kadang dan perjalanan menuju kendang tersebut sekitar 15 menit dari jalan utama. Selanjutnya ke Perumahan Ustadz Senior yang mana berada di sebelah timur pondok pesantren.

Adapun Acara pertemuan dengan para mahasiswa dilaksanakan pada pukul 11.10 WIB bertempat di Ruang  Inspirasi DN 14 dan dihadiri oleh 5 Mahasiswa. Diawali dengan kata sambutan oleh Bapak Pengasuh DN 14 Al Ustadz Fajar Suryono, beliau menyampaikan bahwa kalian adalah generasi perintis dari mahasiswa Darunnjah Business School (DBS) kalian harus bersyukur dan bangga menjadi Angkatan perdana di DBS ini, oleh karena itu kalian harus rajin kuliah supaya kalian bisa lulus dengan lancar dan kalian akan menjadi contoh teladan bagi adek-adek kelas mahasiswa di tahun depan maka, harus menjadi suri tauladan yang baik bagi mereka semua.

Selanjutnya penyampaian dari ketua STIE Darunnajah Jakarta Al Ustadz M Fajar Nurochman beliau menyampaikan bahwa Kalian harus rajin dalam kuliah dan mengerjakan tugas, karena dengan kalian rajin melakukan itu semua semakin banyak juga ilmu yang kalian dapatkan. Janganlah kalian menjadikan kuliah itu sebagai formalitas saja dan harus menjadikan prioritas karena itu adalah cerminan kalian untuk masa depannya.

Selanjutnya penyampaian dari wakil ketue STIE Darunnajah Jakarta Al Ustadz Samiyono beliau menyampaikan untuk mencapai tujuan dari DBS yaitu mewujudkan usaha dalam 1 tahun. Kita harus memulai karena itu adalah langakah untuk menciptkan usaha tersebut, seadainya kita terlambat untuk memulai maka akan lambat juga untuk menciptkan usaha. Mulailah usaha sebisa diri kita dahulu walaupun ada rasa kesusahan, karena setelah kesusahan akan ada kemudahan.

Acara selanjutnya yaitu bersilaturohim ke Pondok Pesantren Darunnajah 3 Serah Banten, Adapun kami disambut oleh Al Ustadz Mifathuddin sebagai ustadz senior di DN 3 untuk menyambut kunjungan tim dari STIE Darunnajah. Adapun bapak pengasuh dari DN 3 adalah Al Ustadz Bustomi dan kebetulan berhalangan hadir ada acara dengan Al Ustadz Sofwan Manaf di Ponorogo dan sekalian menghadiri acara pemakaman kyai kita Al Ustadz Abdullah Syukri Zarkasyi.

Penyampaian dari ketua STIE Darunnajah Jakarta Al Ustadz M Fajar Nurochman beliau menyampaikan bahwa Mimpi dari ketua Yayasan untuk mendirikan Universitas Darunnajah. adapun langkah untuk mewujudkannya ialah berupa Menambah 5 Prodi 3 Eksata 2 Sosial :

  1. Bisnis digital (sosial)
  2. Kewirausahaan (sosial)
  3. Rekayasa Perangkat Lunak (eksakta)
  4. Sistem dan Teknologi Informasi (eksakta)
  5. Sains Aktuaria (eksakta)

Oleh karena itu kami dari Darunnajah harus Rekrutmen dosen yang sesuai dengan prodi di atas guna mempermudah dalam mengelola dan mengembangkan program studi tersebut guna mempercepat mimpi menjadi univesitas.

Demikianlah acara silaturohim ke Pondok Cabang Darunnajah bersama Dosen dan Tim Pengelola STIE, semoga memberikan kemanfaatan bagi kita bersama. Aamiin

By ; Mukholladun

Satu Tahun Punya Usaha ; Meraih 1 Milyar Pertama di Usia Muda

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Halo Sobat Milenial Produktif
Apa kabar kalian?
Semoga selalu sehat dan tetap di rumah aja ya!

KABAR GEMBIRA!!! ??
GRATIS UNTUK UMUM ??

Dengan bangga Darunnajah Business School mengajak sobat milenial untuk mengikuti webinar nasional dengan tema: ⤵️
” SATU TAHUN PUNYA USAHA ; MERAIH 1 MILYAR PERTAMA DI USIA MUDA”

Pembicara:
??‍? Ghifary Muhammad
CEO PT Fatih Al – Ghifary Indonesia
Meraih 1 Milyar pertama di Usia Muda

Moderator:
??‍? Husnul Khuluqi
Mahasiswa Darunnajah Business School

Pelaksanaan
? Hari/tgl : Jum’at, 23 Oktober 2020
⌚ Waktu : 19.30 WIB – selesai
? Media : Zoom Meeting

Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/91220548966?pwd=L3FhSjlhUmFURWFOSEZaNUc3N1RGQT09

Meeting ID: 912 2054 8966
Passcode: DBS

Fasilitas
1️⃣ E-Sertifikat (Rp. 10.000,-)
2️⃣ Ilmu yang bermanfaat
3️⃣ Menambah kawan yang kreatif dan produktif

So… jangan ada alasan untuk bermalas-malasan ?? di masa pandemi ini

Langsung aja yuk join webinar ini

Link Pendaftaran (E-Sertifikat) ?
https://bit.ly/WebinarDBS

والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Peran Santri dalam Prespektif Ekonomi Islam

Hallo sahabat DBS, apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Tepat pada hari ini, 22 Oktober 2020 yang dinobatkan sebagai Hari Santri Nasional membuat seluruh para santriwati-santriwan merasa sangat bangga bahwa dirinya telah menjadi bagian dari sosok seorang santri, karena dengan begitu, ini menjadi hari nasional dan hari yang di junjung tinggi oleh negara.

Darunnajah Business School yang merupakan sekolah tinggi dalam yayasan Darunnajah merupakan lembaga pendidikan yang berdasarkan pada pendidikan agama serta bersistemkan asrama. Atau yang biasa kita sebut Pondok Pesantren dan santri lah yang menjadi penggerak dalam pondok tersebut.

Sebagai santri atau seseorang lulusan pondok, pastinya mereka merasa bahwa dengan keluarnya dirinya dari pondok harus bisa berguna untuk masyarakat dan umat, terlebih untuk negara nya sendiri. Oleh karena itu, sosok seorang santri sangat berpengaruh oleh kehidupan negara dalam agama maupun pendidikan.

Santri pun tidak kalah hal nya untuk terus bertarung dalam dunia pereknomian, karena dengan begitu, perekonomian yang ada ini akan menjadi syariah islam yang membawa dampak dan pengaruh oleh kegiatan ekonomi di dunia.

Perekonomian yang dilandaskan pada syariat islam sangat diperlukan, dan dari santri lah salah satu sosok yang bisa membawa kepada perubahan ekonomi zaman sekarang agar bisa menjadi lebih baik di masa mendatang. Dan tentunya dari pemerintah pun yang juga turut andil dalam partisipasi untuk mendorong para santri agar peranan nya dalam dunia perekonomian nya makin besar dan semakin bermanfaat.

Dan setelah adanya dukungan besar dari pemerintah tersebut, program-program yang tersusun dan terancang bisa berdampak semakin menjadi hingga akhirnya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat dan banyak orang lainnya. Dan akan berjalan pula sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW “Sebaik-baik kamu, adalah orang yang paling bermanfaat bagi sesamanya.”

by: Good Life

Webinar Dampak OMNIBUS LAW Terhadap Bisnis dan Kewirausahaan Indonesia

بسم الله الرحمن الرحيم
*السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Hallo para sahabat DBS Lover..!!

Hai ParaMahasiswa & Mahasiswi seluruh Indonesia, Kami Dewan Mahasiswa (DEMA) STIE Darunnajah Jakarata akan mengadakan acara webinar bertema Dampak omnibus law terhadap bisnis dan kewirausahaan Indonesia

Pembicara :
? Muhammad Dhafi Iskandar
Mahasiswa Doktor Administrasi Bisnis IPAG Business School, Paris, Perancis
Co-Founder StepNesia

yang insya Allah akan dilaksanakan pada:

? Hari/tgl: Kamis, 22 Oktober 2020
⌚Waktu: 19.30 WIB
? Aplikasi: Zoom
?Link: Join Zoom Meeting

Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/93245765084?pwd=WG5IVzFhWC9RVG1hR2ZYRXBPTnFidz09

Meeting ID: 932 4576 5084
Passcode: DBS

والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Produksi dulu atau pemasaran terlebih dahulu?

 

Salah satu aspek penting dari kewirausahaan adalah “pemasaran”. Kalau anda sudah memiliki pasar dan berhasil dalam pemasaran, maka mulailah berani membuka usaha sendiri. Seorang inovatif dalam menciptakan produk baru sekalipun belum berani menjadi wirausaha hanya karena tidak mampu memasarkannya. Pemasaran aspek usaha yang jauh lebih penting dari sekedar modal.

Modal dapat dipinjam, tapi pasar harus digeluti dan belum tentu bisa didapat walaupun produk anda sangatlah bagus. Menggeluti pekerjaan sebagai tenaga pemasaran sebelum benar – benar memiliki usaha sebenarnya sangat disarankan. Karena dengan itu anda akan mendapat pengalaman, pengetahuan, dan intuisi dalam mendapatkan kepercayaan pasar.

Produksi dulu atau pemasaran terlebih dahulu?

Pengusaha yang baru / belum berpengalaman sering kali terkecoh dengan lebih fokus pada aspek produksi saja. Mereka menhabiskan waktu siang dan malam untuk membangun fasilitas produksi dan produk unggulan. Saat kegiatan investasi selesai dilaksanakan dan produk tersedia, tetapi pembelinya belum ada, bahkan mereka tidak tahu seperti apa pelanggannya.

Dalam pemasaran, orientasi pada produk dan produksi sudah lama ditinggalkan, kini seorang wirausaha harus memembalikan cara berpikirnya dan memulainya dari sis pemasaran.

Pertanyaannya ; “bagaimana mungkin? Produknya saja belum ada kok diminta melakukan pemasarannya?”.

Pemasaran itu sudah harus ada di pikiran siapa saja yang mau menjadi wirausaha jauh sebelum produksi itu di buat, atau fasilitas produksi itu dibangun.  Seorang wirausaha harus memulai dengan menjawab : “siapakah calon pembeli produk/ jasa saya? Apakah lelaki, perempuan atau unisex? Apakah produk barang / jasa berhubungan dengan dengan usia? Apakah untuk dipasarkan untuk wilayah tertentu saja, atau dimana saja?”. Semua pertanyaan mengenai segmentasi atau sasaran pasar harus jelas.

Selain itu juga harus menjawab pertanyaan : “ apakah produk / jasa kita benar – benar dibutuhkan? Bagaimana cara mengubah kebutuhan itu menjadu sebuah permintaan? Mereka mau membeli dengan harga berapa?”

Banyak usaha yang dibangun atas dasar pesanan pelanggan, dan pelanggan juga harus menunggu sampai barangnya jadi. Uang harus dibayar dimuka,  begitu barang jadi dan diserahkan. Resiko usaha seperti ini sangatlah kecil.

Mengapa melakukan hal itu?

Itu adalah stategi pemasaran. Stategi membimbing pelaku usaha mencapai tujuan usaha dengan biaya yang terkendali dan hasil yang optimal. Pengusaha selalu memulainya dari pasar, karena pasar akan menentukan spesifikasi produk dan kebutuhan, negosiasi harga, baru mereka membuatnya. Pasar harus selalu berada didepan produksi.

Mungkin kita pernah mendengar seperti ini ; “Kalau anda menjual barang yang butuhkan konsumen, mereknya terkenal dan barang itu laku, maka anda hanyalah salesman kelas 3. Kalua anda berhasil menjual barang yang tidak dibutuhkan, tetapi mereknya terkenal, dan laku, maka anda adalah salesman kelas 2. Namun, kalua anda berhasil menjual suatu produk yang tidak dibutuhkan, mereknya tidak dikenal atau bahkan tidak ada mereknya, maka anda adalah salesman kelas1.

“Kalua mereka bisa menjual dengan cerdik. Apalagi anda, mahasiswa yang berpendidikan, berilmu, dan mengenal konsep – konsep pemasaran. Anda pasti bisa memasarkan lebih hebat dari mereka”.

by Rizka. FS

 

Keseruan Gerakan Sedekah Mahasiswa STIE dan STAIDA Blok Pamulang

Hallo sahabat DBS lovers. Apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Kali ini, DBS ingin membahas perihal berkah nya sedekah pada hari jumat yang penuh dengan barokah.

Seperti yang sering kita dengar bahwa hari jumat itu merupakan hari yang sangat di nanti-nantikan oleh umat Islam, hari yang di dalam nya penuh dengan keberkahan melimpah ruah bagi siapa saja yang bisa memanfaatkan nya dengan benar.

DBS merupakan sekolah tinggi yang berada dalam naungan yayasan darunnajah, memiliki mahasiswa yang hampir secara keseluruhannya sedang mengabdikan dirinya untuk umat di yayasan Darunnajah pula. Dan di salah satu yayasan Darunnajah yaitu Darunnajah 9 tengah memulai suatu niat baik yang insya allah akan berakhir baik pula. Mahasiswi DBS yang berasal dari Darunnajah 9 ini sedang memulai kegiatan yang bertemakan “Jumat Berkah”.

Dimulai dari hal-hal kecil yang bermanfaat hingga harapan kedepannnya bisa menjadi lebih besar seperti memberikan santunan kepada anak yatim, membagikan sedekah kepada rakyat yang membutuhkan dll.

Mahasiswi yang berasal dari Darunnajah 9 ini membentuk sebuah organisasi yang bisa dinamakan sebagai himpunan mahasiswi Darunnajah 9, beranggotakan seluruh mahasiswi Darunnajah (STAIDA dan DBS). Dan untuk saat ini, himpunan mahasiswi Darunnajah 9 sedang membuat konsum sederhana untuk para guru-guru yang bermukim di Darunnajah 9 sebagai salah satu bentuk usaha kecil memberikan sedekah pagi hari dalam agenda Majelis Fajar.

Sangat berharap agar kegiatan ini bisa istiqomah dan dapat menghasilkan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan tentunya doa serta bantuan dari kalian pun pasti sangat membantu untuk suksesnya niat baik ini.

Salam

Himpunan Mahasiswi Darunnajah 9

Rapat Koordinasi, Evaluasi Bulanan Dosen dan Tim Pengelola STIE Darunnajah Jakarta

Alhamdulillahirobbil’allamin 

Pada hari Jumat, 16 Oktober 2020 kami selaku Dosen dan Tim Pengelola STIE Darunnajah Jakarta telah melakukan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bulanan. Adapun tujuan diadakan rapat ini adalah untuk mengetahui evaluasi dalam perkuliahan mahasiswa dari dosen selama 1 bulan kemarin dan Menyatukan prinsip kita dari awal sebagai dosen dan tim pengelola STIE yaitu Menciptakan Usaha dalam 1 tahun bagi para mahasiswa.

Acara pertama dimulai dengan sambutan dari ketua STIE Darunnajah Jakarta M Fajar Nurochman, M.M. beliau menyampaikan bahwasannya Mimpi dari ketua Yayasan untuk mendirikan Universitas Darunnajah. adapun langkah untuk mewujudkannya ialah berupa Menambah 5 Prodi 3 Eksata 2 Sosial :

a. Bisnis digital (sosial)
b. Kewirausahaan (sosial)
c. Rekayasa Perangkat Lunak (eksakta)
d. Sistem dan Teknologi Informasi (eksakta)
e. Sains Aktuaria (eksakta)

Olehkarena itu kami dari Darunnajah harus Rekrutmen dosen yang sesuai dengan prodi di atas guna mempermudah dalam mengelola dan mengembangkan program studi tersebut guna mempercepat mimpi menjadi univesitas darunnajah dan sebagai dosen harus menvalidasi status dosen yaitu dengan melaksanakan Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat.

Adapun sambutan selanjutnya disampaikan wakil ketua STIE Darunnajah Jakarta Samiyon, M.Pd. beliau menyampaikan bahwa kita sebagai dosen harus Ikhlas mengajar Insyaallah mahasiswa akan ikhlas untuk belajar, antara dosen dan mahasiswa saling bersinergi 1 sama lainya. Ilmu kita dikatakan berguna ketika mahasiswa menerapkan ilmu yang kita ajarkan kepada mereka di masyarakat kelak, ilmu kita akan berguna dan bermanfaat kelak. Perbanyak keluarga yang baik agar nanti di akhirat kita dipertemukan Kembali dengan ke mereka di Surga.

Kita harus menanamkan diri kita masing-masing dengan apa yang diajarakan kyai kita di pondok darunnajah yaitu bergeraka dengan Panca Jiwa. Jangan lepas dari panca jiwa (Keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukwah Islamiyah, kebebasan). Kita boleh hidup kaya raya, tapi harus sederhana dengan banyak bersedekah sesama kita.Rezeki orang yang bertakwa adalah dari rezeki yang tidak disangka-sangka.

Adapun Ujian Tengah Semester (UTS) STIE Darunnajah Jakarta Tahun Ajaran 2020/2021 akan dilaksanakan pada hari Senin-Kamis, 26-29 Oktober 2020.

Prilaku Konsumen Muslim dalam Membeli Produk

Pada dasarnya Islam juga mengatur bagaimana seorang muslim dalam mengonsumsi yaitu dengan melihat dua hal yaitu kebutuhan dan manfaat dari mengonsumsi produk yang ditinjau dari komoditas produk tersebut. Sebagaimana dalam Al Qur’an :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الأرْضِ حَلالا طَيِّبًا وَلا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِيْنَ (١٦٨

artinya :

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan jangalah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Perilaku konsumen pada umumnya dapat dipengaruhi oleh aspek kultural, social, personal, dan karakteristik psikologis. Factor kultural yang mendominasi dan besar pengaruhnya terhadap keinginan seseorang. Agama merupakan elemen yang sangat penting dalam mempengaruhi keputusan membeli.

Agama dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan perilaku pada umumnya. Khususnya pada keputusan membeli bahan makanan dan kebiasaan makan. Oleh karena itu, sebagai penganut agama Islam, maka keputusan untuk memilih dan membeli barang tidak hanya memperhatikan dari segi kebutuhan, akan tetapi juga sajauhmana barang yang dikonsumsi akan memberikan maslahah (manfaat dan berkah) secara maksimum.

Dari penjelasan di atas perilaku konsumen  muslim terdapat modifikasi dalam mengkonsumsi. Ada lima alasan atas modifikasi ini yaitu :

  1. Kepuasan dan tolak ukur tidak hanya mencapai kepuadan saja akan tetapi berputar pada pencapaian atas Ridha Allah.
  2. Faktor komoditas konsumen muslim berbeda dengan konsumen nonmuslim
  3. Seorang konsumen muslim itu dilarang untuk membayar dan menerima bunga dari pinjaman dalam bentuk apapun.
  4. Bagi seorang konsumen muslim, anggaran untuk optimalisasi konsumsi adalah pendapatan bersih setelah pepembayaran zakat.
  5. Konsumen muslim harus menahan dari konsumsi yang berlebihan.

Perilaku konsumen akan menentukan dan mengambil keputusan dalam pembelian mereka, proses tersebut merupakan sebuah pendekatan penyesuaian masalah yang terdiri dari lima tahap adalah pengenalan masalah, pencarian informasi, penelitian alternative, membuat keputusan, dan perilaku pasca pembelian.

Rivan Sutrisno “Perilaku Konseumen Muslim : Persepsi Religiusitas dan Persepsi Atribut Produk Terhadap Loyalitas Produk Makanan dan Minuman Berlabel Halal di Kalangan Mahasiswa Muslim di Bandung” dalam jurnal Sigma-Mu (No. 2, Vol. 5 September 2013) p. 21

M. Nur Rianto Al Arif “Perilaku Konsumen Muslim dalam Memaksimumkan Kepuasan” dalam jurnal Sosio Religia Linksas Yogyakarta (No, 2. Vol. 9 2010) p. 8